Laman

Selasa, 17 Juli 2012

Inflasi


Inflasi

Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang.[1] Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi adalah indikator untuk melihat tingkat perubahan, dan dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-memengaruhi. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP Deflator.
Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara 10%—30% setahun; berat antara 30%—100% setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun.

Penyebab

Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan (kelebihan likuiditas/uang/alat tukar) dan yang kedua adalah desakan(tekanan) produksi dan/atau distribusi (kurangnya produksi (product or service) dan/atau juga termasuk kurangnya distribusi).[rujukan?] Untuk sebab pertama lebih dipengaruhi dari peran negara dalam kebijakan moneter (Bank Sentral), sedangkan untuk sebab kedua lebih dipengaruhi dari peran negara dalam kebijakan eksekutor yang dalam hal ini dipegang oleh Pemerintah (Government) seperti fiskal (perpajakan/pungutan/insentif/disinsentif), kebijakan pembangunan infrastruktur, regulasi, dll.
Inflasi tarikan permintaan (Ingg: demand pull inflation) terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan dimana biasanya dipicu oleh membanjirnya likuiditas di pasar sehingga terjadi permintaan yang tinggi dan memicu perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya volume alat tukar atau likuiditas yang terkait dengan permintaan terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-faktor produksi tersebut. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Jadi, inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi full employment dimanana biasanya lebih disebabkan oleh rangsangan volume likuiditas dipasar yang berlebihan. Membanjirnya likuiditas di pasar juga disebabkan oleh banyak faktor selain yang utama tentunya kemampuan bank sentral dalam mengatur peredaran jumlah uang, kebijakan suku bunga bank sentral, sampai dengan aksi spekulasi yang terjadi di sektor industri keuangan.
Inflasi desakan biaya (Ingg: cost push inflation) terjadi akibat adanya kelangkaan produksi dan/atau juga termasuk adanya kelangkaan distribusi, walau permintaan secara umum tidak ada perubahan yang meningkat secara signifikan. Adanya ketidak-lancaran aliran distribusi ini atau berkurangnya produksi yang tersedia dari rata-rata permintaan normal dapat memicu kenaikan harga sesuai dengan berlakunya hukum permintaan-penawaran, atau juga karena terbentuknya posisi nilai keekonomian yang baru terhadap produk tersebut akibat pola atau skala distribusi yang baru. Berkurangnya produksi sendiri bisa terjadi akibat berbagai hal seperti adanya masalah teknis di sumber produksi (pabrik, perkebunan, dll), bencana alam, cuaca, atau kelangkaan bahan baku untuk menghasilkan produksi tsb, aksi spekulasi (penimbunan), dll, sehingga memicu kelangkaan produksi yang terkait tersebut di pasaran. Begitu juga hal yang sama dapat terjadi pada distribusi, dimana dalam hal ini faktor infrastruktur memainkan peranan yang sangat penting.
Meningkatnya biaya produksi dapat disebabkan 2 hal, yaitu :
kenaikan harga, misalnya bahan baku dan kenaikan upah/gaji, misalnya kenaikan gaji PNS akan mengakibatkan usaha-usaha swasta menaikkan harga barang-barang.

Penggolongan

Berdasarkan asalnya, inflasi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu inflasi yang berasal dari dalam negeri dan inflasi yang berasal dari luar negeri. Inflasi berasal dari dalam negeri misalnya terjadi akibat terjadinya defisit anggaran belanja yang dibiayai dengan cara mencetak uang baru dan gagalnya pasar yang berakibat harga bahan makanan menjadi mahal. Sementara itu, inflasi dari luar negeri adalah inflasi yang terjadi sebagai akibat naiknya harga barang impor. Hal ini bisa terjadi akibat biaya produksi barang di luar negeri tinggi atau adanya kenaikan tarif impor barang.
Inflasi juga dapat dibagi berdasarkan besarnya cakupan pengaruh terhadap harga. Jika kenaikan harga yang terjadi hanya berkaitan dengan satu atau dua barang tertentu, inflasi itu disebut inflasi tertutup (Closed Inflation). Namun, apabila kenaikan harga terjadi pada semua barang secara umum, maka inflasi itu disebut sebagai inflasi terbuka (Open Inflation). Sedangkan apabila serangan inflasi demikian hebatnya sehingga setiap saat harga-harga terus berubah dan meningkat sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama disebabkan nilai uang terus merosot disebut inflasi yang tidak terkendali (Hiperinflasi).
Berdasarkan keparahannya inflasi juga dapat dibedakan :
  1. Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
  2. Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
  3. Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
  4. Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)

Mengukur inflasi

Inflasi diukur dengan menghitung perubahan tingkat persentase perubahan sebuah indeks harga. Indeks harga tersebut di antaranya:
  • Indeks harga konsumen (IHK) atau consumer price index (CPI), adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang tertentu yang dibeli oleh konsumen.
  • Indeks biaya hidup atau cost-of-living index (COLI).
  • Indeks harga produsen adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang-barang yang dibutuhkan produsen untuk melakukan proses produksi. IHP sering digunakan untuk meramalkan tingkat IHK di masa depan karena perubahan harga bahan baku meningkatkan biaya produksi, yang kemudian akan meningkatkan harga barang-barang konsumsi.
  • Indeks harga komoditas adalah indeks yang mengukur harga dari komoditas-komoditas tertentu.
  • Indeks harga barang-barang modal
  • Deflator PDB menunjukkan besarnya perubahan harga dari semua barang baru, barang produksi lokal, barang jadi, dan jasa.

Dampak

Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif- tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.
Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun di tahun 2003 -atau tiga belas tahun kemudian, daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Artinya, uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebaliknya, orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan, seperti misalnya pengusaha, tidak dirugikan dengan adanya inflasi. Begitu juga halnya dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi.
Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Memang, tabungan menghasilkan bunga, namun jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap saja menurun. Bila orang enggan menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang. Karena, untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat.
Bagi orang yang meminjam uang dari bank (debitur), inflasi menguntungkan, karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.
Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).
Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

Peran bank sentral

Bank sentral memainkan peranan penting dalam mengendalikan inflasi. Bank sentral suatu negara pada umumnya berusaha mengendalikan tingkat inflasi pada tingkat yang wajar. Beberapa bank sentral bahkan memiliki kewenangan yang independen dalam artian bahwa kebijakannya tidak boleh diintervensi oleh pihak di luar bank sentral -termasuk pemerintah. Hal ini disebabkan karena sejumlah studi menunjukkan bahwa bank sentral yang kurang independen -- salah satunya disebabkan intervensi pemerintah yang bertujuan menggunakan kebijakan moneter untuk mendorong perekonomian -- akan mendorong tingkat inflasi yang lebih tinggi.
Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah uang beredar dan/atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. Selain itu, bank sentral juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik. Hal ini disebabkan karena nilai sebuah mata uang dapat bersifat internal (dicerminkan oleh tingkat inflasi) maupun eksternal (kurs). Saat ini pola inflation targeting banyak diterapkan oleh bank sentral di seluruh dunia, termasuk oleh Bank Indonesia.

Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Suatu Produk

 
Perkembangan yang terjadi memberikan banyak pengaruh terhadap perubahan sikap dari pemasaran maupun konsumen. Kemajuan di dukung perkembangan budaya mengakibatkan tingkat konsumsi yang bertambah, dalam hal ini perkembangan pengguna telepon seluler telah bertambah pesat, dimana banyak orang memerlukan produk ini, perubahan sifat produk ini menjadi pokok yang sangat diperlukan, menjadikan produk ini berkembang pesat dipasaran.
Produk telepon seluler telah memasuki kehidupan masyarakat dan telah menjadi kebutuhan pokok, bahkan telah menjangkau ke setiap lapisan masyarakat. peranan meluasnya distribusi perusahaan dan munculnya berbagai merk, serta harga yang bervariasi menjadikan produk telepon seluler terjangkau oleh segala lapisan penduduk. Pertambahan penduduk dan meningkatnya gaya hidup masyarakat menjadi faktor pendukung perkembangan pasar produk telepon seluler. Suatu peluang lagi pemasar serta menunjukan bahwa potensi dan prospek penduduk telepon seluler, cukup baik dan akan terus berkembang selaras dengan perkembangan teknologi dan masyarakat.
Pegusaha yang bergerak dibidang usaha telepon seluler untuk dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen akan produk telepon seluler tersebut. Perkembangan teknologi menjadi banyaknya perusahaan yang memproduksi telepon seluler, bahkan perusahaan elektronik yang dulunya tidak memproduksi telepon seluler, sekarang memproduksi dan menjual telepon seluler. Banyaknya merk dipasaran menjadikan persaingan yang sangat ketat diantara perusahaan telepon seluler. Usaha untuk mempengaruhi segmen pasar harus selalu dilakukan dan diperbaharui, perusahaan untuk mengenal konsumen dan berupaya memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen akan produk telepon seluler. Hal ini dilakukan untuk kelangsungan hidup perusahaan itu sendiri banyak merk telepon seluler yang ditawarkan oleh pemasar konsumen akan melakukan suatu proses pembelian merk tertentu, konsumen mempunyai pengaruh yang sangat kuat dalam menentukan transaksi pembelian
Ponsel ini telah mampu mempengaruhi jutaan masyarakat, tampaknya telepon seluler bukan suatu barang mewah yang mahal. Yang paling berpengaruh dalam produk ponsel ini merk suatu ponsel tersebut. Sekarang berbagai macam pengeluaran-pengeluaran baru merk telepon seluler yang mempengaruhi banyak orang, cara orang mempengaruhinya dengan perbandingan merk dan harga, seperti handphone Blackberry, Nokia, Sony ericcson, samsung, dll. Semua itu mempunyai perbedaan masing-masing dari segi merk dan harga. Dari hal tersebut yang paling berpengaruh seperti handphone blackberry karna banyak diminati dari kalangan remaja karna mempunyai fitur dan kelebihan yang inovatif harganyapun terjangkau bagi masyarakat menengah keatas, bagi masyarakat menengah kebawah hanyalah dipasarkan dipasaran seperti handphone merk Nexian, mito, lexus. Handphone tersebut selain murah juga mempunyai daya tarik lebih pada konsumen sehingga banyak diburu oleh konsumen kelas menengah kebawah.

untuk lebih jelasnya download wordnya via 4shared. untuk download silahkan klik disini

Rabu, 11 Juli 2012

download contoh diagram tulang ikan

disini saya beri contoh diagram tulang ikan dalam bentuk word
untuk download silahkan klik disini (via 4shared)
silahkan di coment yang bersifat membangun,,,

Kamis, 24 Mei 2012

Trik Mempercepat Download IDM

Dengan menggunakan software yang bernama IDM Optimizer, salah satu software yang masih ada hubungan saudara dengan IDM yang bertujuan untuk mengoptimalkan kecepatan download IDM.




 
Cara kerja IDMOptimizer :

- Jalankan IDMOptimizer.exe maka akan muncul 2 pilihan.

>Maximize Now! (memaksimalkan kecepatan download IDM)
>Restore Default (mengembalikan setting IDM ke keadaan standar)


- Pilih Maximize Now! Maka akan muncul perintah untuk merestart IDM, klik OK lalu keluar dari IDMOptimizer dan matikan program IDM.


- Ketika IDM dijalankan kembali dan berjalan di system tray maka kecepatan download Anda akan berubah kearah maksimal dengan sendirinya



Silakan download IDMOptimizer disini (setelah 5 detik, klik skip ad di pojok kanan atas)
Selain cara tersebut ada juga cara lainnya yaitu:

1. klik IDM di try icon

2. klik Option.

3. Pada Connection/Speed, pilih Other dan pada Default Max conn.number pilih 16 dan tutup kembali IDM.




4. Jalankan Regedit>HKey_Current_User>Software>Download Manager> (lihat jendela kanan) Connection Speed>double click>pilih decimal> isi dengan 9999999999999>OK. (Untuk menjalankan regedit bisa melalui run di Start dan ketikkan Regedit)

NB: Jangan Lupa Buat Backup dulu regeditnya biar tenang kalau ada apa-apa.

5. Tutup regedit dan cobalah untuk mendownload.

Catatan:
Kecepatan Download dipengaruhi juga oleh kondisi jaringan yg ada.





"selamat mencoba...."

memperbaiki flashdisk write protected

 Pasti akan ribet sekali jika kita memakai Windows 7 tapi tidak bisa operasi copy-paste ke flashdik atau USB storage device yang lain, selalu muncul pesan error write-protected. hal ini juga yang saya alami bebeberapa waktu yang lalu. Sempat berpikir install ulang, tapi hal itu adalah jalan terakhir. Mau tidak mau kalau mau pindah file ke flashdisk aku harus restart ke Ubuntu, dan itu sangat memakan waktu. kalau biasanya tinggal Ctrl C dan Ctrl+V sekarang harus nungu minimal 2 menit hanya sekedar untuk memidah sebuah file dari komputer ke harddisk begitu juga sebaliknya, tanpa banyak bicara lagi langsung saja saya akan kasi tahu bagaimana cara mengatasinya.
  1. Pertama anda buka regedit (Kalau windows 7 -> start – ketik regedit di search all program, tapi kalau di windows XP klik start -> run -> ketik regedit)
  2. kemudian masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\Current ControlSet\Control\StorageDevicePolice
  3. Perhatikan di panel sebelah kanan, jika ada ada writeprotec, hapus writeprotec tersebut atau bisa juga hapus key StorageDevicePolicies. Kemudian refresh; caranya dengann klik menu view kemudian pilih refresh atau hanya dengan menekan tombol F5)
  4. Kemudian ejeck flashdisk dan silahkan ulangi operasi copy-paste-nya
Semoga tulisan singkat ini bisa bermanfaat bagi teman-teman yang mempunyai permasalahan yang sama.

Cara Mengatasi Blackberry Lemot

Banyak cara bisa anda lakukan mengatasi Blackberry lemot, biasanya blackberry lambat atau lemot dapat dirasakan jika sedang membuka file, internetan dll. Hal itu terjadi  karena terlalu banyak data tersimpan di dalam perangkat Blackberry anda, Karena itu memory external sangat membantu untuk mengatasi blackberry anda yang lemot, secara tidak langsung memory external mempunyai peran penting pada kualitas Bkackberry anda
 
Kali ini saya akan memberikan beberapa tip yang bisa diterapkan untuk menyiasati agar Blackberry tidak ‘lemot’. sehingga pertanyaan – pertanyaan anda seperti, cara menghilangkan lemot pada blackberry, cara agar blackberry tidak lemot, bagaimana tips untuk blackberry tidak lemot, caranya menghilangkan lemot di hp blackberry gimana, tips agar bb tidak lemot harus dia apain, bagaimana agar blackberry saya tidak lemot seperti ini,agar bb gua tidak lemot, Oke ini jawabannya, Anda atasi dengan tips dibawah ini.

1. Pastikan memori internal anda tetap dalam kapasitas yang cukup.
2. File-file multimedia anda pastikan berada di dalam Media Card/Storage Card.
3. Biasakan mencabut baterai setiap 2-3 hari sekali untuk menghapus sisa-sisa file yang tidak terpakai.
4. Berikut ini beberapa shortcut yang bisa membantu,
- Untuk melihat sisa file atau file free, jangan habis kan waktu anda untuk membuka Options > Status. Cukup tekan “Alt” + “Left Shift” + “Letter H” secara bersamaan. shortcut ini akan menunjukkan info-info vital status Blackberry.
- Untuk mereset Blackberry pun tak perlu lagi mencabut baterai. Cukup tekan “Alt” + “Right Shift” + “Del” dan Blackberry anda akan langsung te-reset, sama seperti mencabut baterai.
5. Selalu rutin menghapus Browser Cache pada menu Browser Menu – Options – Cache Operations – Clear History
6. Bersihkan Event Log pada home screen dengan mengetik ‘ALT’ + huruf ‘L’ + ‘G’ + ‘L’ + ‘G’.
7. Rutin Memory Cleaning dengan masuk ke Options – Security Options – Enabled – Menu – Clean Now.
Tips diatas merupakan cara yang bisa anda lakukan untuk mengatasi blackberry anda agar tidak lemot sehingga pertanyaan-pertanyaan anda diatas bisa terjawab dengan segeradan blackberry anda bisa kembali berjalan dengan maksimal dan cepat alias tidak lemot lagi

Masuk Options > Advance Options > TCP/IP.
Centang kotak APN setting enable trus di centang juga kotak APN Authentication Enable. Terus di bawahnya ada tulisan username APN and Password APN, silahkan diisi dengan data sesuai Operator dibawah ini:
TELKOMSEL
APN : telkomsel
USER : wap
PASSWORD : wap123
INDOSAT
Mentari & Matrix
APN : indosatgprs
USER : indosat
PASSWORD : indosat
IM3
USER : gprs
PASSWORD : im3
XL
USER : xlgprs
PASSWORD : proxl
3 (Three)
APN : 3gprs
USER : 3gprs
PASSWORD : 3gprs
AXIS
APN : AXIS
USER : AXIS
PASSWORD : 123456
 
Semoga dengan memasukan APN ini akan membantu Kinerja BlackBerry anda agar lebih cepat lagi, dan tentunya tidak lemot lagi. Sekedar tips, jangan terlalu banyak memasang aplikasi yang terhubung terus dengan intenet. Hal ini juga akan membuat lemot BlackBerry Anda. Selamat mencoba !

Senin, 20 Februari 2012

Sedekah Untuk Tolak Bala



Orang-orang yang beriman sangat sadar dengan kekuatan sedekah untuk menolak bala, kesulitan dan berbagai macam penyakit, sebagaimana sabda Rosullullah Muhammad SAW, sbb :
”Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah mendahului sedekah”.
”Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah”.
”Obatilah penyakitmu dengan sedekah”.

Banyak dari kita yang sudah mengetahui dan memahami perihal anjuran bersedekah ini, namun persoalannya seringkali kita teramat susah untuk melakukannya karena kekhawatiran bahwa kita salah memberi, sebagai contoh kadang kita enggan memberi pengemis/pengamen yang kita temui dipinggir jalan dengan pemikiran bahwa mereka (pengemis/pengamen tsb) menjadikan meminta-minta sebagai profesinya, tidak mendidik, dll.

Padahal sesungguhnya prasangka kita yang demikian adalah bisikan-bisikan setan laknatullah yang tidak rela melihat kita berbuat baik (bersedekah), sebaiknya mulai saat ini hendaknya kita hilangkan prasangka-prasangka yang demikian karena seharusnya sedekah itu kita niatkan sebagai bukti keimanan kita atas perintah Allah dan rasul-Nya yang menganjurkan umatnya untuk gemar bersedekah.

Masalah apabila ternyata kemudian bahwa sedekah yang kita beri kepada pengemis/pengamen tadi tidak tepat sasaran, bukan lagi urusan kita, karena sedekah hakekatnya adalah ladang amal bagi hamba-hamba Allah yang bertakwa.
Pengemis/pengamen/fakir miskin lainnya adalah ladang amal bagi orang yang berkecukupan, dapat kita bayangkan andaikata tidak ada lagi orang-orang tersebut, kepada siapa lagi kita dapat beramal (bersedekah) ???

Atau kalo kita termasuk orang yang tidak suka memberi sedekah (kepada pengemis/pengamen/fakir miskin) dengan berbagai alasan dan pertimbangan maka biasakanlah bersedekah dengan menyiapkan sejumlah uang sebelum sholat Jum’at dan memasukkan ke kotak-kotak amal yang tersedia dan biasakan dengan memberi sejumlah minimal setiap Jum’at sebelumnya, misalnya Jum’at ini kita menyumbang Rp. 10 ribu ke kotak amal maka sebaiknya Jum’at berikutnya harus sama, syukur-syukur bisa lebih dan terutama harus diiringi dengan keikhlasan.

Sedekah anda walaupun kecil tetapi amat berharga disisi Allah SWT. Orang yang bakhil dan kikir dengan tidak menyedekahkan sebagian hartanya akan merugi didunia dan akhirat karena tidak mendapat keberkahan. Jadi, sejatinya orang yang bersedekah adalah untuk kepentingan dirinya. Sebab menginfakkan (belanjakan) harta akan memperoleh berkah dan sebaliknya menahannya adalah celaka.

Sedekah adalah sarana untuk menolak bala (kesialan/kesusahan). Hal ini sangatlah tidak disadari oleh siapapun juga dan dianggapnya hidup ini adalah biasa-biasa saja dan berjalan apa adanya. Bisa jadi kita beberapa jam yang akan datang akan mendapatkan musibah / kecelakaan, tapi dikarenakan kita rajin bersedekah setiap harinya, maka musibah / kecelakaan itu ditunda datangnya ataupun bahkan tidak jadi menghampiri kita. Itulah yang tidak disadari oleh siapapun juga.

Tidak mengherankan jika orang yang bersedekah diibaratkan orang yang berinvestasi dan menabung disisi Allah dengan jalan meminjamkan pemberiannya kepada Allah. Balasan yang akan diperoleh akan berlipatganda. Mereka tidak akan rugi meskipun pada awalnya mereka kehilangan sesuatu.

Yuk, mari kita bersedekah sekarang juga, berapapun nominalnya …















dikutip dari : http://munjalindra.com